Last Elise Rilis Melankolia Senja

Last Elise, sebuah projek yang digawangi oleh Uya Cipriano (vocal/gitar/synth/piano) dan Erwyn Leboy (drums/percussion/organ) merilis sebuah single berjudul Melankolia Senja. Lagu ini sendiri bercerita tentang kejenuhan sebagai salah satu fase dalam siklus kehidupan manusia. Tentang pertanyaan yang tak terjawab, tentang keresahan akan pilihan dan hal-hal yang seharusnya seseorang capai. “Tentang usia senja dan segenap penyesalan yang tidak akan pernah lepas dari proses kehidupan seseorang”, papar mereka dalam rilis yang diterima Redaksi Serunai (11/9).

Nomor Melankolia Senja sendiri dilepas bukan tanpa alasan. Single ini merupakan salah satu fragmen dalam album Memorabilia yang rencananya akan dirilis akhir September 2017. Album tersebut merupakan album penuh kedua selama 11 tahun pengembaraan Last Elise dalam skena musik di Yogyakarta. Tentu album penuh ini menjadi penegasan eksistensi Last Elise setelah sebelumnya melepas beberapa album kompilasi, satu album penuh (Beyond Broca’s, 2012) serta beberapa single lainnya.

Sedikit bocoran tentang Memorabilia, album ini akan menjadikan fase-fase dalam kehidupan manusia sebagai narasi. Siklus kehidupan manusia sejak sebelum lahir hingga kembali ke alam non-fisik menjadi tema besar yang akan dikemas dan disuguhkan oleh duo ini.

Single Melankolia Senja sebagai nomor pembuka album Memorabilia, akan dirilis dalam format digital dan dapat disimak melalui kanal Soundcloud serta Youtube milik Last Elise.

 

Redaksi Serunai

Redaksi Serunai

Serunai adalah media yang menyajikan dan membahas berbagai aktivitas seni dan budaya sebagai bagian dari cara hidup manusia. Serunai menyajikan seni yang tidak terbatas pada produk seni di ruang pameran maupun panggung pertunjukan. Lebih dari itu, Serunai ingin menggali, menjadi saksi sekaligus mendokumentasikan peristiwa seni dan budaya yang merupakan wujud dari cara manusia berhubungan dengan sesamanya, dengan alam lingkungannya, maupun dengan spiritualitasnya.
Redaksi Serunai