Author Archives : Aloysius Bram

Jerinx SID dan Via Vallen (Foto; Tribunnews)

Yang Hilang dalam Perdebatan JRX dan Via Vallen


I Gede Ari Astina, atau yang biasa kita kenal dengan nama Jerinx (selanjutnya disingkat JRX) melayangkan protes kepada biduan yang sedang melejit namanya Via Vallen. JRX, melayangkan diss kepada Via yang ia anggap hanya memanfaatkan karya SID untuk meraih profit, entah itu materi maupun popularitas dengan menyanyikan berulang kali lagu SID, “Sunset di Tanah Anarki” dalam versi dangdut koplo. Beberapa…

Selengkapnya »
Sumber foto: ampthemag.com

Meneroka Festival


“Sithik-sithik kok festival”. Kira-kira seperti itulah gerundelan waton yang muncul dari kawan saya. Ungkapan itu mencuat beberapa waktu lalu ketika kami ngobrol ngalor-ngidul dan sedikit menyinggung tentang geliat seni dan budaya di Yogyakarta. Ia, meski harus diakui terkesan agak nyinyir, menyampaikan kejengahannya tentang penggunaan kata festival di berbagai helatan. Menurut hematnya, saking sering sebuah terminologi digunakan, maka tidak jarang pula…

Selengkapnya »
Penampilan Sisir Tanah di Launching Album WOH (Serunai / Foto: Andrew Lumban Gaol)

Sisir Tanah: Puitis Sejak Dalam Pikiran


Sebuah pembacaan tentang Sisir Tanah, jalinan musik dan lirik yang penuh cinta, serta perayaan kelahiran anak musikalnya WOH akhir pekan silam (6/5). Panggung itu sederhana. Beberapa bohlam tergantung dalam juntaian kabel memenuhi pandang. Kain putih membentang luas menjadi latar panggung. Sebelumnya, di tiket pertunjukan malam itu, tertera nama Risky Sasono sebagai penata artistik pementasan. Beberapa alat musik berjejeran di panggung…

Selengkapnya »
Wiji Thukul (Ilustrasi oleh Bambang Nurdiansyah)

Jalan Sunyi Seorang Cadel


“Bapak bali kapan?” Film ini diawali dengan pertanyaan “Bapak pulang kapan?” Pertanyaan tersebut tak pernah terjawab hingga hari ini. Tiada yang tahu persis kapan Wiji Thukul, aktivis cum penyair ini, akan pulang—jika ia masih hidup. Atau kapan ia meninggal—bilamana memang nyawanya telah meregang. Sosok Wiji raib bersama belasan aktivis anti orde baru lainnya, seiring dengan mangkatnya Soeharto dari kekuasaan selama…

Selengkapnya »
Serunai/Aloysius Bram

Wregas Bhanuteja: Ada Pangsa Lain di Dunia Film


Penghargaan film pendek terbaik dalam Semaine de la Critique 2016 ke-55, Cannes, Perancis, dengan karyanya yang berjudul Prenjak melejitkan nama Wregas Bhanuteja. Bagaimana tidak. Ia adalah sutradara pertama dari Indonesia yang memenangi festival film independen terbesar di dunia itu. Selain berjaya di Cannes, Prenjak juga mendapatkan penghargaan film pendek terbaik di Festival Film Indonesia 2016. Pemuda kelahiran Jakarta 24 tahun…

Selengkapnya »
Pembukaan Festival Film Dokumenter 2016 (Dok. Gregorius Christian H).

FFD 2016 Refleksikan Fenomena Pengungsi


Sepuluh ekor keledai menapaki jalanan curam di sebuah lembah basah berselimut salju dengan langkah yang ringkih. Punggung mereka dibebani dengan barang-barang. Keledai-keledai itu dituntun oleh tiga orang penduduk Desa Roboski. Roboski adalah sebuah desa di perbatasan Turki dan Irak dengan penduduk mayoritas etnis Kurdi. Desa tersebut berada di dataran tinggi yang dilintasi tiga jalur pegunungan, yakni Altin Tepe, Muhrina Daglari…

Selengkapnya »
Swafoto (Serunai / Ilustrasi oleh Adji Satria)

Swafoto


Siapa yang belum pernah selfie, atau yang bila dialih bahasakan dalam bahasa Indonesia menjadi swafoto? Ke mana saja anda ketika selama ini 130 juta hashtag #swafoto di Instagram bertebaran? Walau tidak sering, tapi pasti sekali atau dua kali anda pernah sibuk mencari pose yang terbaik untuk berswafoto. Entah lantas untuk diunggah atau sekadar untuk disimpan sebagai arsip pribadi. Rasanya tidak…

Selengkapnya »
Poster perhelatan Jalamuda Nyastro Pinggir Segoro

Jalamuda: Nyastro Pinggir Segoro


Mendekatkan seni kepada masyarakat pinggir kota. Dalam rangka menyongsong dan menggelorakan kembali semangat sumpah pemuda, Komunitas Ngopinyastro berkolaborasi dengan Garis Depan Gerakan Pemuda (Garda Gempa), Mancingan, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta akan menyelenggarakan “JALAMUDA: Nyastro Pinggir Segoro”. Pelataran ikon “Pantai Parangtritis” akan dijadikan sebagai panggung acara peringatan 88 tahun sumpah pemuda tersebut, sabtu (29/10) nanti. Diselenggarakan mulai pukul 19.00 WIB, Jalamuda akan…

Selengkapnya »
Pameran Alicia Is Non-Existent oleh Dion Nataraja. (Foto : Aloysius Bram)

Alicia Menolak Bullying


Remaja ini menggagas sebuah pameran seni rupa sebagai medium untuk merefleksikan apa dan bagaimana bullying terjadi di sekitar kita. Bulan Februari, 2016. Seorang remaja tanggung yang sedang menempuh tahun ketiganya di bangku SMA itu termangu melamun di gerbong kereta. Ia menatap layar televisi yang sedang memutarkan sebuah film. Dion Nataraja, si remaja itu sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta.…

Selengkapnya »