Kategori : Kolom

Tak Ada Privasi Hingga ke Kamar Mandi


Era big data, era “mata-mata siber” dalam ponselmu, membuat keberadaan iklan menjadi semakin mengerikan dari sekadar jeda dalam acara televisi yang kita tonton saat prime time. Iklan di era industri 4.0, lebih mampu menelusup dan menghancurkan sekat privasi diri kita, bahkan seperti yang telah dikatakan tadi—ketika kita sedang nongkrong di toilet sambil memainkan ponsel.

Selengkapnya »
Coronavirus (Foto: The Jakarta Post)

Apa Warna Kulit Virus Corona?


Berbagai pemerintahan nasional, termasuk Indonesia sering menyatakan globalisasi adalah peluang ekonomi, politik, dan budaya. Jika di tengah kondisi normal kita kesulitan membongkar busuknya berbagai slogan di atas. Kini dalam kondisi Covid-19, kebusukan slogan globalisasi yang elitis itu terbongkar pelan-pelan.

Selengkapnya »

Musik dan Kecerdasan Buatan


Saat kecerdasan buatan lahir, tampaknya mereka mampu mengambil alih pekerjaan menggubah musik. Logikanya, musik adalah matematika, kalkulasi algoritma. Maka, kecerdasan buatan akan dengan mudah mengambil alih pekerjaan musisi ini.

Selengkapnya »
Gambar: Youtube

Mengapa Jason Ranti Ada Baiknya Rilis Single Bertajuk “Bahaya Populisme”


Semua mungkin sepakat, tahun 2019 ini merupakan saat di mana grup WhatsApp keluarga menjadi padang Kurusetra; meja tongkrongan bisa terjungkal karena sengitnya perdebatan; semua alun-alun di penjuru kota ramai dipesan untuk orang-orang berhimpun; aparat-aparat negara berbaris dan menyelundupkan awaknya di kolong-kolong bumi; investor menahan nafas harap-harap cemas agar cuannya tak amblas. Tapi ada juga kelompok yang santai-santai saja dan tak…

Selengkapnya »

Polemik JRX – Via Vallen : Perdebatan yang Sia-sia


Polemik antara penabuh drum band Superman is Dead (SID), I Gede Ari Astina atau dikenal dengan Jerinx [selanjutnya disebut JRX] dan biduanita Dangdut Koplo, Maulidia Octavia atau dikenal dengan Via Vallen [selanjutnya disebut VV] mengemuka sejak 10 November lalu. JRX menegur VV karena mengkaver lagunya yang bertajuk “Sunset di Tanah Anarki” tanpa izin. JRX merasa terganggu oleh beberapa alasan. Pertama,…

Selengkapnya »

Salah Tompo*: Memahami Praktik dan Pemaknaan Dangdut Koplo dalam Menggoyang Kemapanan


Beberapa waktu yang lalu, pentolan grup musik beraliran punk, Superman Is Dead, JRX (baca: Jerink) melayangkan sentilan kepada penyanyi dangdut yang namanya tengah di puncak ketenaran, Via Vallen. Pernyataan JRX kemudian memicu perdebatan di sekitar mereka dan semesta musik yang mereka usung. Simak pernyataan JRX selengkapnya: Mungkin banyak pertanyaan. Kenapa baru sekarang saya sentil VV? Simpel. Karena album SID yg…

Selengkapnya »
Jerinx SID dan Via Vallen (Foto; Tribunnews)

Yang Hilang dalam Perdebatan JRX dan Via Vallen


I Gede Ari Astina, atau yang biasa kita kenal dengan nama Jerinx (selanjutnya disingkat JRX) melayangkan protes kepada biduan yang sedang melejit namanya Via Vallen. JRX, melayangkan diss kepada Via yang ia anggap hanya memanfaatkan karya SID untuk meraih profit, entah itu materi maupun popularitas dengan menyanyikan berulang kali lagu SID, “Sunset di Tanah Anarki” dalam versi dangdut koplo. Beberapa…

Selengkapnya »

Selamat Jalan Ari Malibu


Silence like a cancer grows… (The Sound of Silence – Simon and Garfunkel) Saya pertama kali mendengar lantunan musik puisi karya Sapardi Djoko Damono sekitar tahun 2000-an. Kapan persisnya saya lupa, mungkin sekitar 2002. Saat itu saya masih (kadang-kadang) kuliah di salah satu kampus di Yogyakarta. Selain kuliah dan beraktivitas di bidang kesenian, saya juga berusaha mendapat pekerjaan meski serabutan.…

Selengkapnya »